Oli Federal Matic: Apa Itu SAE Pada Oli Motor?

By 05.38 ,

Setiap brand memiliki standart sendiri-sendiri. Salah satunya adalah untuk Oli motor. Standart yang ada pada minyak pelumas ini memang harus disertakan untuk memberikan ukuran kelayakan dalam penggunaannya. Salah satunya adalah dengan menggunakan standart SAE.


Banyak diantara kita yang sering mendengar standart SAE pada produk minyak pelumas sepeda motor. Bahkan kita akan memilih Oli Motor Matic yang sudah berstandart SAE. Kita sering menyebutnya tetapi terkadang kita belum paham betul tentangnya. Tentang apa maksud adanya standart itu, apa gunanya, mengapa harus ada, berasal dari mana, dan informasi yang lainnya.


Standart SAE Pada Oli Motor
Semua oli memiliki standart SAE, baik oli untuk motor bebek, mobil, motor matic, motor trail, dan semua jenis kendaraan. Standart ini harus ada pada sebuah brand oli, sebab hal ini berkaitan dengan standarisasi permesianan.

SAE adalah singkatan dari Society of Automotive Engineer, di mana standart ini adalah perwakilan asosiasi dari bidang manufaktur dan permesinan. Standart ini adalah berupa kode yang memiliki arti tersendiri. Seperti contohnya SAE 10 W-30. Kode ini terdiri dari huruf dan angka. Untuk angka di awal menggambarkan tingkat kekentalan oli pada saat suhu dingin. Sedangkan untuk angka yang paling belakang berarti tingkat kekentalan oli saat suhu panas.

Berikut adalah macam-macam kode dalam standart SAE oli motor dan artinya :
  • SAE 10 W-30, artinya oli akan memiliki kekentalan sebesar 10% saat udara dingin dan akan memiliki kekentalan sebanyak 30% saat suhu panas. Jenis standart SAE ini adalah standart yang digunakan di Indonesia, seperti pada oli Federal Matic yang terbukti memiliki revolusi dingin 2x lebih besar, sehingga 2x Lebih Efektif, 2x Lebih Kencang, 2x Lebih Bandel. Karena oli Federal Matic akan memberikan pendinginan 2x lebih besar saat mesin dalam keadaan panas (ketika motor dikendarai).
  •  SAE 10W-40, artinya oli motor yang kita beli memiliki kekentalan 10% saat suhu dingin dan 40 % saat suhu panas. Kode SAE ini juga digunakan di Indonesia, dan bisa kita dapatkan dengan menggunakan oli Federal Matic.
  •  SAE 20W-40, artinya kekentalan oli saat suhu dingin adalah 20% dan saat udara panas 40%.
  • SAE 20W-50, artinya oli memiliki kekentalan 20% saat udara dingin dan 50% saat udara panas.
  • SAE 5W-35, artinya oli memiliki kekentalan sebesar 5% saat udara dingin dan 35% saat udara panas. Untuk jenis SAE ini biasanya digunakan di daerah yang bersuhu dingin.
  • SAE 15W-50, artinya bahwa oli memiliki kekentalan 15% saat suhu dingin dan memiliki kekentalan 50% saat suhu panas.

Arti kekentalan mesin saat suhu panas adalah saat kita menggunakan kendaraan atau saat motor dikendarai, sedangkan untuk kekentalan oli saat suhu dingin adalah saat kendaraan tidak digunakan. Semakin besar angka kekentalan, maka tingkat kekentalan pun akan semakin tinggi.

Demikian besar peran oli motor untuk motor kesayangan, karena itulah kita disarankan untuk memilih Federal Matic sebagai Oli Motor Terbaik yang menjaga kualitas mesin motor matic kitaJadi jangan sampai salah pilih ya. Karena SAE 10W-30 adalah standart SAE oli yang terbaik yang disarankan untuk iklim tropis seperti di Indonesia. Apabila oli motor yang digunakan sesuai dengan jenis motor dan iklim yang ada, maka motor tidak akan mudah rewel.
Semoga informasi di atas bermanfaat.

You Might Also Like

0 komentar